Kepala Departemen Security Operations Service - Divisi IT Security
Tugas dan Tanggung Jawab:
- Memahami konsep operasional security;
- Memastikan implementasi policy diperangkat keamanan sesuai dengan policy Perusahaan;
- Mengelola User Access Management dan melakukan user audit trail review;
- Memastikan fungsi perangkat security berjalan dengan baik dan optimal sehingga menunjang kebutuhan bisnis Perusahaan;
- Memastikan maintenance terhadap aset security;
- Memastikan terlaksananya penyesuaian konfigurasi terhadap celah keamanan yang ditemukan;
- Memastikan service sistem ter-dep/oy di production terlindungi dari sisi security-nya;
Requirements
Persyaratan Umum:
- Merupakan Karyawan Internal PT Pegadaian (Persero) yang telah berstatus sebagai Karyawan Perjanjian Kerja Waktu Tidak Tertentu (PKWTT);
- Karyawan telah menduduki Corporate Title Assistant Vice President (Grade 13) atau Corporate Title Senior Manager (Grade 12);
- Karyawan tidak sedang menjalani sanksi SP-II atau SP-III dan tidak sedang dalam skorsing karena dalam proses PHK;
- Karyawan tidak sedang dalam proses pemeriksaan sebagai Pelaku/Pelaku Pembantu kasus pelanggaran dengan ancaman sanksi SP-III/PHK atau diproses pihak berwajib sebagai tersangka/ terdakwa;
- Karyawan tidak sedang menjalani Cuti Diluar Tanggungan Perusahaan
Persyaratan Khusus
- Bersedia bertugas di Jakarta
- Memiliki kemampuan managerial yang baik
- Memiliki kemampuan analisis yang baik
- Mampu berkomunikasi dengan baik
- Memiliki kemampuan menjalin hubungan yang baik dengan pihak eksternal
Benefits
Sesuai dengan peraturan yang berlaku.
Pendaftaran dibuka sampai 05 April 2021 pukul 12.00 WIB.
As a state-owned enterprise, Pegadaian has a long history which began in the 18th century when Vereenigde Oost Indische Companies (VOC), established Bank Van Leening, a credit institution extending on pawning system. Then the Dutch government issued Staadsblad no 131 dated 12th March 1901 that principally govern that establishment of pawnshop was monopolized and only government runs such business. In accordance with this law, the first state pawn shop was established in Sukabumi (West Java) on 1st April 1901.Thus, each 1st April is the anniversary of Pegadaian. Now, Pegadaian has transformed as a business entity which not only gives loans based on pawn but also other profitable business Until the end of 2008 there are more than 2027 Pegadaian branches spread across the Indonesian archipelago. The logo of Pegadaian the scales of justice. Pegadaian's motto is 'overcoming problems without problems'. Many branches now offer an Islamic Sharia service where the administration fee is charged and a complex tariff formula used to avoid charges of usury. This service was introduced in 2003 and so far has attracted 760,000 customers. As a state-owned enterprise besides acting as business entity, Pegadaian also has an obligation to support government program in the effort to increase mid to low class society welfare through main activity of pawning credit distribution. Both activities make Pegadaian a unique business entity. Conventional model of Pegadaian has operated since 1901. The first branch office in Sukabumi, west Java. Until the December 2008 there is more than 1.901 branches.
- Founded
- Founded 1901
- Employees
- 201-500 employees
- Industry
- Diversified Financial Services